Kasih Ibu Sepanjang Masa


Pada postingan kali ini saya ingin menulis tentang Ibu, karena tidak tahu kenapa beberapa hari ini saya sering bermimpi bertemu Ibu saya. Tidak ada kata terucap, tidak ada belaian, hanya sebuah senyuman yang seolah mengandung banyak makna.

Mungkin saya adalah sebagian dari orang yang ditinggal Ibunda tercinta semenjak kecil. Sehingga terkadang ada rasa rindu yang mendalam setiap saya melihat orang yang kemana-mana masih bersama ibunya. Saya selalu membayangkan bahwa orang itu adalah saya yang berjalan dengan ibbu saya. Namun saya juga merasa tidak habis pikir ketika melihat seorang anak yang mengumpat ibunya, tidak peduli meski itu dilakukan di depan umum.

Dalam hati saya cuma bisa berucap, "kamu tidak tahu bagaimana rasanya jika ibumu meninggalkanmu, ketika ajal telah menjemputnya". Sungguh tiada kasih yang lebih mulia dan tanpa pamrih, selain kasih seorang ibu kepada anaknya. Seorang ibu takkan merelakan dirinya menyabung nyawa saat melahirkan kita, jika dia tidak punya harapan besar untuk memberikan yang terbaik buat kita.

Saat Ibu menelpon, percayalah dia selalu ingin tau hanya sedikit saja apa yang terjadi padamu. Janganlah kamu merasa risih.

Saat Ibu terdiam, percayalah kamu adalah orang yang slalu ingin dia dengar.

Saat Ibu tidak pernah membantah, percayalah kamu adalah cintanya.

Saat Ibu berkata “Ibu baik-baik saja” percayalah ada rahasia yang tersimpan didalam hatinya, bantulah dia.

Saat kamu merebahkan kepala ke bahunya, percayalah dia adalah sebuah sarang hangat yang mampu menghilangkan kedinginan

Saat kamu terjatuh, percayalah kedua tangannya akan menyambutmu tak perduli pada badai sekalipun.

Saat kamu lapar, haus, percayalah orang yang pertama sibuk di dapur menyiapkan sgala sesuatu untukmu adalah Ibu

Saat Ibu bilang “Rindu sekali denganmu Nak” percayalah, langit pun tak akan mampu menjadi batas rindunya kepadamu.

Saat Ibu menasehati kamu, percayalah itu kata mutiara yang tak akan pernah didapatkan oleh orang lain selain kamu.

Saat Ibu memarahi kamu, percayalah semua itu untuk mendidik kamu supaya kamu bisa menjadi diri apa yang kamu inginkan.

Saat Ibu meminta kamu menemaninya, percayalah, kamu adalah orang yang mampu membuat dia merasa nyaman kemanapun berlangkah. Janganlah malu untuk menemaninya kemanapun.

Saat Ibu berkata “tidak” untuk menunaikan sesuatu permintaan dari kamu, percayalah pada ahirnya akan kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan hingga waktunya nanti.

Saat kamu tersungkur karena sebuah batu, percayalah Ibumu yang akan menantang musim agar bisa meraih dan memelukmu kembali.

Dan biru langit tak akan mampu menjadi pembatas sebagai tingginya rasa hormat untuknya serta pada biru laut pun tak akan mampu menampung jutaan pujian yang terharuskan untuk Ibumu.

Kelak, tak ada paling rindu selain dirinya dan tak ada paling luka selain airmatanya.




Jika saat ini ibumu masih bisa menemanimu, lakukanlah yang terbaik yang bisa kamu lakukan untuk sekedar memberi kebahagiaan sebagai balas jasanya kepada kita.
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Furl
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Technorati

22 comments

22 Desember, 2011

nice post sob, mank kasih ibu kepada kita tak terbatas ruang dan waktu sob, jadi pengen peluk ma'e saya yang ada di rumah

22 Desember, 2011

nice post sob...wah...jadi kangen ibu..dh lama gk ktmu...bginilah nasib di rantauan...

22 Desember, 2011

nice post

22 Desember, 2011

wahh betul gan , Postingan yang bagus :D

22 Desember, 2011

wah2,, bikin saya mneteskan air mata sob... :(

22 Desember, 2011

kasih sayang ibu tiada duanya sob...nice artikel...

22 Desember, 2011

SELAMAT MALAM BANG ARIE...nice artikel nih bang..

22 Desember, 2011

selamat hari ibu bang :D

22 Desember, 2011

Ada ungkapan "sorga di bawah telapak kaki ibu". Kalau dimaknai secara mendalam dan semakin dalam...Sembahlah ibumu seandainya diperbolehkan manusia menyembah manusia. Ya sekurang-kurangnya mengabdilah, buat ibunda senantiasa tersenyum. Selamat hari ibu, Pak!

22 Desember, 2011

nice post,.Met hari ibu yaa,...!!!

22 Desember, 2011

jadi inget lagunaya om iwan..nich

23 Desember, 2011

kunjungan pagi gan

23 Desember, 2011

owh hehehe
selamat hari ibu juga sahabat :D
maaf yah telat ngucappin hehehe :D

24 Desember, 2011

good post gan,saya suka sekali dan terharu mom aku kangen .........

24 Desember, 2011

luar biasa, bagaimanapun tak akan perna tergantikan.. selamat hari ibu ya...

25 Desember, 2011

duh....jadi kangen sm almh ibu....semoga kau disana lebih berbahagia,selamat hari ibu.....

25 Desember, 2011

Nice blog. I found this blog got very information. However, I can't understand.

25 Desember, 2011

Hi, how are you? It's very good blog.

Hormati orang tuamu..
Bahagiakan mereka Dengan mematuhi dan mengindahkan perkataanya..
Kasih Ibu tida ternilai harganya..
---I love You Mom.---

Surga kita berada di telapak tanganya...
Apa yang dia Minta dari kita...?
Renungkan dan renungkan itu.

http://aufarizqi.weebly.com/sukses-bersama-jss-tripler-indonesia-sangat-mudah.html

24 Januari, 2012

@All: terima kasih atas segala partisipasinya, segera saya akan meluncur ke tempat anda semuanya :)

29 Januari, 2015

Nyo, aku mbrebes mili moco postinganmu iki... :(
Bener, sampai sekarang pun aku msh blm bisa membahagiakan kedua orang tua saya.
Tapi saya tetap berusaha untuk membahagiakan mereka..
Piye kabarmu Nyo ??? :)

Leave a comment

Silahkan tulis komentar, kritik dan saran yang membangun. Gunakanlah bahasa yang sopan dan tidak perlu menautkan link karena sudah tersedia login dengan Url.